Perfilman Asia kini sudah sangat bagus, terbukti film The Tower buatan sineas Korea Selatan yang membuat decak kagum para pengamat film. Film yang bertemakan bencana ini membuat perasaan kita masuk menjadi bagian sebuah film dan seakan akan kita menjadi seorang yang berada di Tower tersebut dan mempertahankan diri agar tetap hidup ditengah bencana.
The Tower bercerita tentang bencana yang diakibatkan oleh tabrakan helikopter pembawa salju buatan yang tak terkendali akibat kencangnya angin yang berada di sisi tower tersebut. Tabrakan yang terjadi membuat kerusakan parah pada tower tersebut dan mengakibatkan kebakaran hebat di perpusatan tempat mewah di kota Seoul, Korea Selatan.
Dikisahkan, Lee Dae Ho, diperankan Kim Sang Kyung, adalah seorang ayah tunggal sekaligus kepala keamanan di tower tersebut. Ia tiba-tiba menunda perayaan Natal bersama putrinya, Ha Na. Dae Ho tiba-tiba harus mengurus acara 'White Christmas' di restoran di tower tersebut. Setelah tabrakan helikopter dan kebakaran terjadi, Dae Ho berusaha
mencari anaknya, orang yang dikenal dan kekasihnya. Ia kemudian dibantu seorang petugas
pemadam kebakaran bernama Young Kee, diperankan Sul Jyung Gu. Mereka
berdua mencoba menyelamatkan orang-orang yang terjebak dalam tower itu.
Akhir kisah sedih dan bahagia pun bercampur aduk jadi satu, untuk lebih jelasnya tonton aja filmnya.
Datang ke Jogja dan mencicipi makanan di Angkringan sebetulnya adalah hukum wajib para wisatawan, tak lengkap rasanya jika tak makan di angkringan ketika di Yogyakarta, belum dapat dikatakan anda telah datang ke Yogyakarta tanpa mencicipi enaknya sego kucing (nasi kucing) dan susu jahe ala angkringan Yogyakarta.
Angkringan KR yang terletak di jalan pangeran mangkubumi tepatnya di depan kantor koran kedaulatan rakyat. Angkringan KR pertama di populerkan oleh sekelompok anak forum online KASKUS regional Yogyakarta. Kebetulan penulis adalah seorang Kaskuser yang tiap 1 kali dalam semingggu pasti menyambangi angkringan KR.
Saya selalu memesan kopi hitam dan nasi kucing jika berada di Angkringan KR, ngobrol dengan penjualnya bahkan sampai kenal dekat dengan beliau. Musisi jalanan pun masih saya kenal beberapa karena seringnya minta request lagu disitu.
sebetulnya ketika pengamen yang normal
itu menyanyikan lagu yang membuat semakin maraknya angkringan KR tentu sangat menyenangkan, tetapi beberapa akhir ini setelah angkringan KR mulai ramai dikunjungi oleh para pencari nikmat angkringan, banyak pengemis anak kecil yang merengek meminta uang, pasti kesal kan, buat yang pertama kali di angkringan KR mungkin rasa iba ada, tetapi bagi yang sudah tau kondisi sebenarnya mungkin akan merasa jengkel juga. Bencong juga kerap datang di angkringan KR, suatu pemandangan yang sebenarnya membuat miris karena yogya dipenuhi oleh para waria pengamen karena menimbulkan rasa ketidaknyamanan para penikmat angkringan.
Angkringan KR kini terdapat dua buah gerobak dengan masing masing berbeda manajemen, buat anak kaskus yang sudah lama disitu tentu akan lebih memilih angkringan yang lama, karena sudah akrab dengan penjualnya, tetapi ketika sudah penuh dan antri biasanya akan lari ke sisi lain yang lebih longgar.
Harga nasi kucing di angkringan KR bervariatif, dari mulai Rp 2500- Rp3500 dengan rata rata harga per gelas Rp 2000 - Rp 2500. Jadi silakan bagi yang berminat di tunggu kedatangannya.
Indonesia mempunyai seorang lionel messi!! ya, video yang diupload di youtube benar benar membuat mata kita terbelalak, bahkan pep guardiola pun memuji bagaimana seorang TRISTAN ALIF NAUFAL seorang bocah dari akademisi Liverpool yang bertempat di Jakarta, WOW amazing!
Anda akan selalu teringat bagaimana gocekannya mirip lionel messi, gak perlu banyak nulis deh saya disini langsung aja yah.
TRISTAN ALIF NAUFAL :
kalau dilihat gerakan tristan mirip lionel messi, tetapi tristan terlihat seperti zidane ketika memutar membalikkan badan , wow..!
apa kata pep guardiola?
bangga? tentu saja! di tengah carut marut persepakbolaan Indonesia, kita punya harapan!
“Pertama kali bikin skrip memang judulnya Jakarta Sexy, tapi karena
pernah ada salah satu film yang bermasalah dan judulnya menggunakan kata
Jakarta, akhirnya setelah berdiskusi dengan seluruh tim, kita putuskan
ganti judulnya menjadi The Sexy City,” ujar Helfi Kardit. (21cineplex.com)
Jakarta sebuah kota metropolitan yang sangat berbahaya, jangan pernah mengikuti sebuah arus yang akan membawamu pada kehancuran jika datang di kota gemerlap ini, yap mungkin itu sebuah pesan yang terkandung pada film THE SEXY CITY yang di sutradarai oleh Helfi Kradit yang juga seorang sutradara film Arisan berondong ini ingin mengangkat kehidupan sosial yang terdapat di Jakarta, film yang dibintangi oleh Ardina Rasty yang menjadi tokoh utama dalam film ini bercerita tentang apa arti sahabat, kerasnya jakarta dan arti keperawanan. Dibintangi artis terkenal lainnya yaitu Fauzi Baadilah sebagai seorang Junkies atau orang yang ketagihan narkoba, tio pakusadewo sebagai pemilik bar dan tempat bergantung hidupnya serta artis artis lainnya seperti michellea adlen, saksikan aja deh tangggal 25 maret mendatang, oh iya meski judulnya barat banget tapi setelah liat video dari youtube kita bisa bilang ya JAKARTA memang seperti itu. :D
jangan lihat seksi artisnya gan, lihat bagaimana kehidupan sosial yang diangkat dalam filmnya :D
Ir. Basuki Tjahaja Purnama, M.M. (EYD: Basuki Cahaya Purnama, nama Tionghoa: Zhong Wan Xie / 钟万勰) (lahir di Manggar, Belitung Timur, 29 Juni1966; umur 46 tahun), atau paling dikenal dengan panggilan HakkaAhok, adalah Wakil Gubernur DKI Jakarta dari 15 Oktober2012 yang mendampingi Gubernur Joko Widodo.
Sebelumnya Ahok merupakan anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat periode 2009-2014 dari Partai Golkar namun mengundurkan diri pada 2012 setelah mencalonkan diri sebagai wakil gubernur DKI Jakarta untuk Pemilukada 2012.[1] Dia pernah pula menjabat sebagai BupatiBelitung Timur periode 2005-2006. Ia merupakan etnis Tionghoa pertama yang menjadi Bupati Kabupaten Belitung Timur, yang populer sebutan masyarakat setempat dengan singkatan Kabupaten Beltim.
Pada tahun 2012, ia mencalonkan diri sebagai wakil gubernur DKI berpasangan dengan Joko Widodo, wali kota Solo. Basuki juga merupakan kakak kandung dari dr. Basuri Tjahaja Purnama, M.Gizi.Sp.GK., Bupati Kabupaten Belitung Timur (Beltim) periode 2010-2015.
Dalam pemilihan gubernur Jakarta 2012, mereka memenangkan pemilu
dengan presentase 53,82% suara. Pasangan ini dicalonkan oleh Partai
Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) dan Partai Gerakan Indonesia Raya
(Gerindra)
Pendidikan dan dunia bisnis
Basuki melanjutkan sekolah menengah atas dan perguruan tinggi di Jakarta dengan memilih Fakultas Teknologi Mineral jurusan Teknik Geologi Universitas Trisakti. Setelah menamatkan pendidikannya dan mendapat gelar InsinyurGeologi
pada tahun 1989, Basuki pulang kampung dan menetap di Belitung serta
mendirikan perusahaan CV Panda yang bergerak di bidang kontraktor
pertambangan PT Timah.
Dua tahun kemudian, Basuki memutuskan kuliah S-2 dan mengambil bidang manajemen keuangan di Sekolah Tinggi Manajemen Prasetiya Mulya Jakarta. Gelar Magister Manajemen (M.M.) diraihnya, dan kemudian ia bekerja di PT Simaxindo Primadaya di Jakarta. Perusahaan ini bergerak di bidang kontraktor pembangunan pembangkit listrik. Ia menjabat sebagai staf direksi bidang analisa biaya dan keuangan proyek.
Pada 1992 Basuki mendirikan PT Nurindra Ekapersada sebagai persiapan membangun pabrik Gravel Pack Sand
(GPS) pada tahun 1995. Pada tahun 1995, Basuki memutuskan berhenti
bekerja di PT Simaxindo Primadaya. Ia kemudian mendirikan pabrik di
Dusun Burung Mandi, Desa Mengkubang, Kecamatan Manggar, Belitung Timur.
Pabrik pengolahan pasir kuarsa tersebut adalah yang pertama dibangun di Pulau Belitung, dan memanfaatkan teknologi Amerika dan Jerman.
Lokasi pembangunan pabrik ini adalah cikal bakal tumbuhnya kawasan
industri dan pelabuhan samudra, dengan nama Kawasan Industri Air Kelik
(KIAK).
Pada akhir tahun 2004, seorang investor Korea berhasil diyakinkan untuk membangun Tin Smelter (peleburan bijihtimah)
di KIAK. Investor asing tersebut tertarik dengan konsep yang disepakati
untuk menyediakan fasilitas komplek pabrik maupun pergudangan lengkap
dengan pelabuhan bertaraf internasional di KIAK.
Karier, sosial, dan politik
Jokowi dan Basuki
Pada tahun 2004 Basuki terjun ke dunia politik dan bergabung di bawah bendera Partai Perhimpunan Indonesia Baru (Partai PIB) sebagai ketua DPC Partai PIB Kabupaten Belitung Timur. Pada pemilu 2004 ia mencalonkan diri sebagai anggota legislatif dan terpilih menjadi anggota DPRD Kabupaten Belitung Timur periode 2004-2009. Partai PIB adalah partai politik yang didirikan oleh Alm. Sjahrir.
Pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Belitung Timur Tahun
2005, Basuki berpasangan dengan Khairul Effendi, B.Sc. dari Partai Nasional Banteng Kemerdekaan (PNBK) ikut sebagai calon Bupati-Wakil Bupati
Belitung Timur periode 2005-2010. Dengan mengantongi suara 37,13 persen
pasangan ini terpilih menjadi Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten
Belitung Timur definitif pertama. Pasangan Basuki-Khairul ini unggul di
Kabupaten Belitung Timur yang menjadi lumbung suara Partai Bulan Bintang
(PBB) pada pemilu legislatif tahun 2004 lalu. Basuki kemudian
mengajukan pengunduran dirinya pada 11 Desember 2006 untuk maju dalam
Pilgub Bangka Belitung 2007. Pada 22 Desember 2006, ia resmi menyerahkan
jabatannya kepada wakilnya, Khairul Effendi.
Di pilkada Gubernur Babel tahun 2007, Basuki mengambil bagian menjadi kandidat calon Gubernur. Mantan Presiden K.H. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) mendukung Basuki untuk menjadi Gubernur Bangka Belitung dan ikut berkampanye untuknya. Gus Dur menyatakan bahwa "Ahok sudah melaksanakan program terbaik ketika memimpin Kabupaten Belitung Timur dengan membebaskan biaya kesehatan kepada seluruh warganya". Namun dalam pemilihan tersebut ia dikalahkan oleh Eko Maulana Ali.
Pada 2008, ia menulis buku biografi berjudul "Merubah Indonesia".
Pada tahun 2012, Basuki mencalonkan diri sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta berpasangan dengan Joko Widodo.